Postingan

Arti Al-Qur'an Diturunkan Dengan Tujuh Huruf Dan Perbedaan Qira'ah Sab'ah

Gambar
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Tanya: Dalam berapa huruf (dialek) Al-Qur'an itu diturunkan ? Jawab: Dalam tujuh huruf. Hal ini berdasarkan pada beberapa hadits berikut ini: 1. Rasulullah saw . bersabda: " Jibril telah membacakan kepadaku Al-Qur'an dengan satu huruf, lalu aku merujuknya kembali, dan terus meminta tambahan, lalu Jibril pun memberi tambahan untukku hingga sampai tujuh huruf ." 2.  Dari Ibnu Syihab ia berkata; Telah menceritakan kepadaku Ubaidullah bahwa Abdullah bin Abbas radliallahu ‘anhuma telah menceritakan kepadanya bahwa; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:  أَقْرَأَنِي جِبْرِيلُ عَلَى حَرْفٍ فَرَاجَعْتُهُ فَلَمْ أَزَلْ أَسْتَزِيدُهُ وَيَزِيدُنِي حَتَّى انْتَهَى إِلَى سَبْعَةِ أَحْرُفٍ “Jibril telah membacakan padaku dengan satu huruf, maka aku pun kembali kepadanya untuk meminta agar ditambahkan, begitu berulang-ulang hingga berakhirlah dengan Tujuh huruf  yang berbeda) .” (H.R. Bukhari/391/15). 3. Beliau juga bers...

Kajian Fikih Pernikahan; Benarkah Poligami Hukumnya Sunnah?

Gambar
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Ungkapan “ poligami itu sunnah ” sering digunakan sebagai pembenaran poligami. Namun, berlindung pada pernyataan itu, sebenarnya bentuk lain dari pengalihan tanggung jawab atas tuntutan untuk berlaku adil karena pada kenyataannya, sebagaimana ditegaskan Al Quran , berlaku adil sangat sulit dilakukan (An-Nisa: 129).  Dalil “poligami adalah sunnah” biasanya diajukan karena sandaran kepada teks ayat Al Quran (QS An-Nisa, 4: 2-3) lebih mudah dipatahkan. Satu-satunya ayat yang berbicara tentang poligami sebenarnya tidak mengungkapkan hal itu pada konteks memotivasi, apalagi mengapresiasi poligami. Ayat ini meletakkan poligami pada konteks perlindungan terhadap yatim piatu dan janda korban perang. Dari kedua ayat itu, beberapa ulama kontemporer , seperti Syekh Muhammad Abduh, Syekh Rashid Ridha, dan Syekh Muhammad al-Madan – ketiganya ulama terkemuka Al-Azhar Mesir – lebih memilih memperketat. Lebih jauh Abduh menyatakan, poligami adalah ...

Pengertian Qadha dan Qadar Serta Maknanya Menurut Al-Qur'an

Gambar
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Istilah Qadha bila dimutlakkan, maka memuat makna Qadar dan sebaliknya istilah Qadar bila dimutlakkan, maka memuat makna Qadha, Akan tetapi bila dikatakan "Qadha-Qadar", maka ada perbedaan di antara keduanya. Hal ini banyak terjadi dalam bahasa Arab. Satu kata dapat bermakna yang luas ketika sendirian dan punya makna khusus bila disatukan (dikumpulkan). Sebagai contoh dapat dikatakan. "Bila keduanya bersatu maka berbeda dan bila keduanya dipisah maka bersatu" Maka kata Qadha dan Qadar termasuk dalam kondisi seperti ini, artinya bila kata Qadha dipisahkan (dari kata Qadar), maka memuat Qadar dan sebaliknya kata Qadar bila dipisahkan (dari kata Qada) maka memuat makna Qadha. Akan tetapi ketika dikumpulkan, kata Qadha bermakna sesuatu yang ditetapkan Allah pada mahluk-Nya, baik berupa penciptaan, peniadaan maupun perubahannya. Sedangkan Qadar bermakna sesuatu yang telah ditentukan Allah sejak zaman azali . Inilah perbeda...

Arti kata An-Najdain, Za'im, Hardz, Shayashihim, Al-Mu'tafikat dan Furaat Di Dalam Al-Qur'an

Gambar
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Tanya: Apakah makna yang benar dari kata-kata berikut ini ? 1. An-Najdain 2. Za'im 3. Hard 4. Shayashihim 5. Al-Mu'takifat 6. Furaat Jawab: Kata-kata tersebut di dalam Al-Qur'an mempunyai arti: 1. An-Najdain berarti dua jalan (kebajikan dan kejahatan). وَهَدَيۡنَـٰهُ ٱلنَّجۡدَيۡنِ Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan (Q.S. Al-Balad: 10). 2. Za'im berarti menjamin . قَالُواْ نَفۡقِدُ صُوَاعَ ٱلۡمَلِكِ وَلِمَن جَآءَ بِهِۦ حِمۡلُ بَعِيرٍ۬ وَأَنَا۟ بِهِۦ زَعِيمٌ۬ Penyeru-penyeru itu berkata: "Kami kehilangan piala raja, dan siapa yang dapat mengembalikannya akan memperoleh bahan makanan [seberat] beban unta, dan aku menjamin terhadapnya" . (Q.S. Yusuf: 72). 3. Hard berarti marah dan dengki . وَغَدَوۡاْ عَلَىٰ حَرۡدٍ۬ قَـٰدِرِينَ Dan berangkatlah mereka di pagi hari dengan niat menghalangi [orang-orang miskin] padahal mereka mampu [menolongnya] . (Q.S. Al-Qalam: 25). 4. Shayashihim berarti bente...

Kisah Pegawai Rendahan Di Arab Saudi Jadi Menteri

Gambar
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم   Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun 40-an. Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya yg kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.  Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: “Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur” Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.  Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan SD. Kalaupun ada pendidikan yang dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajeman Amerika. 1. Banting Setir Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertany...

Penyebab, Pencegahan dan Pengobatan Kesurupan Menurut Islam dan medis;

Gambar
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم Dalam pemberitaan media massa belakangan sering diberitakan terjadinya peristiwa kesurupan , baik yang menimpa seseorang maupun yang bersifat kesurupan massal . Sebenarnya apa sih kesurupan itu ? benarkah adanya ? lalu bagaimana cara mencegah dan mengobatinya ? Kesurupan  atau kerasukan merupakan fenomena yang sudah ada sejak lama pada berbagai suku bangsa. Pada suku–suku tertentu ini dikaitkan dengan ritual-ritual agama tertentu. Juga digunakan sebagai hiburan di pentas kesenian, Orang awam menyebutnya “kemasukan roh ” Dalam dunia medis hal ini disebut “ trance ” Dalam PPDGJ III gangguan ini dimasukkan dalam kelompok “ gangguan disosiasi ”.    Manusia menyikapi kesurupan, terbagi menjadi 2 pendapat: 1. Mereka yang mempercayainya dan meyakininya. Itulah keyakinan umumnya kaum muslimin. 2. Mereka yang mengingkarinya, dan menganggap itu bukan kesurupan jin. Keyakinan ini menjadi salah stau prinsip aliran liberal, mengikuti...